Susun Dokumen Perencanaan Teknis PEI Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Tim Lakukan FGD I

 Ekonomi 520

FGD Penyusunan Dokumen Perencanaan Teknis Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal dan Daerah Transmigrasi, yang dilaksanakan di Aula Kantor Bappelitbangda Kabupaten Wajo (9/11/22) ini dilatarbelakangi adanya kesenjangan wilayah baik ekonomi, sosial, kemiskinan dan infrastruktur di Kabupaten Wajo. Penyelenggaraan Pembangunan Desa Kawasan Transmigrasi sebagai bagian dari Prioritas Nasional kedua yaitu mengembangkan Wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan.

Turut hadir dalam FGD ini Ir. Aris Ahmad Risadi, M.Si mewakili Kementerian Desa, Ir. Idris Summase, M.Si dari LP2M Unhas Makassar, Drs. Baba selaku Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, H. Syamsu Alam S. Sos selaku Kepala Bidang Pembangunan dan Usaha Ekonomi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Sultan Makkulle, AP, M.Si selaku Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappelitbangda Kab. Wajo, utusan Perangkat Daerah Kabupaten Wajo, para Camat dan para Kepala Desa yang berada dalam wilayah transmigrasi, serta Ketua BUMDES Paselloreng dan Labawang. Wilayah transmigrasi tersebut antara lain Desa Keera, Desa Ciromani, Desa Labawang, Desa Paojepe, Desa Paselloreng, Desa Arajang, dan Desa Alausalo. 

FGD tersebut menekankan perumusan upaya untuk meningkatkan perekonomian dan investasi desa agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Upaya tersebut dalam bentuk memperkenalkan produk/komoditi unggulan masing-masing desa melalui BUMDesa yang ada di Kecamatan Gilireng dan Kecamatan Keera. Dengan upaya ini, kapasitas BUMDes dapat meningkat. 

Apakah informasi di atas cukup membantu?