Tangani Anak Tidak Sekolah, Pemkab Wajo Latih Para Pendata SIPBM Desa

 Pendidikan 390

Bertempat di Aula Bappelitbangda Kabupaten Wajo (24/10/22), dilaksanakan Pelatihan Pendataan Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM) Desa yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan CSR untuk Anak Tidak Sekolah dan Anak Berisiko Putus Sekolah. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut Percepatan Penanganan Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Wajo dan penyerahan perlengkapan sekolah untuk anak-anak putus sekolah dan berisiko putus sekolah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Surianto perwakilan dari UNICEF, Asisten I Setda Kab. Wajo, Kepala Bappelitbangda Kab. Wajo Selaku Ketua Tim PPATS, Perwakilan OPD Kab. Wajo, Camat Se-Kab. Wajo, Kepala Desa berdasarkan Lokus, para pendata, serta anak-anak yang akan menerima bantuan.

Dalam Percepatan Penanganan Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Wajo tahun 2022, terdapat 20 desa yang menjadi lokus pendataan yang pada tahun sebelumnya hanya 4 desa, diantaranya Desa Benteng Lompoe (Kec Sabbangparu), Desa Ujungpero (Kec. Sabbangparu), Desa Lagosi (Kec. Pammana), Desa Manyili (Kec. Pammana), Desa Salobulo (Kec. Sajoanging), Desa Barangmamase (Kec. Sajoanging), Desa Lamiku (Kec. Majauleng), Desa Bottotanre (Kec. Majauleng), Desa Inalipue (Kec. Tanasitolo), Desa Mannagae (Kec. Tanasitolo), Desa Kalola (Kec. Maniangpajo), Desa Minagatellue (Kec. Maniangpajo), Desa Pasit Putih (Kec. Bola), Desa Balielo (Kec. Bola), Desa Temmabarang (Kec. Penrang), Desa Makmur (Kec. Penrang), Desa Arajang (Kec. Gilireng), dan Desa Abbatireng (Kec. Gilireng).

Seluruh desa tersebut melakukan pendataan melalui aplikasi SIPBM ATS yang selanjutnya diteruskan kepada Pemerintah Provinsi Sulsel.  selait itu, mereka mendapatkan bantuan CSR dari Bank Sulselbar, Pelindo dan Pegadaian sebanyak 38 paket perlengkapan sekolah yang disalurkan melalui Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan.

Pelatihan Pendataan SIPBM Desa kali ini diikuti oleh 2 pendata dan 1 admin untuk setiap desa, dengan harapan Pemerintah Daerah dapat lebih giat dalam menangani Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Wajo dan mampu memberikan support kepada mereka kembali ke sekolah.

Apakah informasi di atas cukup membantu?